Selasa, 25 Oktober 2011

Oknum TNI Mengamuk, Lepas Tembakan di Kebayoran Lama


 
JAKARTA - Polisi mengamankan dua dari empat pelaku penembakan di  Jalan Delman Utara RT 9 RW 12 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, dinihari tadi.

Di antara dari pelaku yang diamankan itu diketahui seorang oknum anggota TNI bernama Pratu Rachmat Sidiq dan Zulfan.

Saat dikonfirmasi, Polres Jakarta Selatan membenarkan peristwa penembakan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif penembakan itu.

"Saya lagi mencari data, karena semuanya berada di Polsek," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan, kepada okezone, Rabu (26/10/2011).

Sementara itu selain mengamankan pelaku polisi juga menyita barang bukti yang diamankan  polisi berupa  1 selongsong FN kaliber 46, 1 magazen airsoftgun, dan 1 unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam B-1874-TKV.

Komandan Paspampres Beri Sanksi Anak Buah


VIVAnews - Komandan Pasukan Pengaman Presiden, Mayor Jenderal Agus Sutomo, mengakui adanya kelengahan petugas saat acara pembukaan Asean Fair di Bali.
Mereka justru ikut menyaksikan aksi aerobati ketika Nyoman Minta, kakek yang berusia sekitar 60 tahun, berhasil  'nyelonong' di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika acara tersebut.
Terkait hal itu, pihaknya langsung menjatuhkan sanksi kepada anggota yang ketika itu bertugas.  "Di lapangan langsung saya kasih sanksi. Perwiranya juga saya kasih sanksi," kata Agus, di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa 25 November 2011.

Namun, Agus enggan menyebut apa sanksi yang diberikan kepada anakbuahnya tersebut. Menurut rencana, Jumat 28 Oktober 2011 besok, pihaknya akan evaluasi menyeluruh semua anggota Paspampres, agar tidak terjadi hal serupa. "Jumat saya kumpulkan semua untuk evaluasi," ucapnya.
Agus menambahkan dalam acara kemarin anggota yang berjaga berjumlah 56 yang terdiri seluruh anggota Ring 1, 36 tim advance dan 20 orang yang menempel presiden. Ia juga telah melaporkan insiden ini kepada Panglima TNI dan Kapolri yang kebetulan ada di lokasi. "Saya mendampingi Kapolri dan Panglima TNI. Sudah ada laporan dan komunikasi," imbuhnya.

Terkait kejadian tersebut, Panglima TNI sudah meminta maaf langsung ke Presiden. Hal itu akan menjadi perbaikan, untuk meningkatkan sistem keamanan dan tak ada pasukan yang lengah lagi.

Lalu bagaimana reaksi Presiden? "Beliau  lebih mengutamakan rasa kemanusiaannya.  Orang tua itu [Nyoman] jangan dikasari," kata Agus.

Faktor Penyebab Posesif


Kenapa seseorang bersikap posesif ? Apa yang menyebabkan seseorang menjadi posesif ? Posesif tentu bukan sebuah pilihan. Bukan juga sebuah penyakit turunan atau faktor bawaan (genetik). Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi posesif, bersikap posesif. Atau menjadi seseorang yang posesif terhadap pasangannya.

1. Terlalu cinta
Sesuatu yang berlebihan memang kerap menjadi bumerang. Termasuk dalam hal cinta. Hidup berjalan dengan cinta, tapi cinta sendiri adalah racun bila over dosis. Nah, rasa cinta yang berlebihan itu bisa mendorong seseorang menjadi posesif.

2. Takut kehilangan
Perasaan takut kehilangan yang begitu besar terhadap orang yang dicintai dapat menyebabkan seseorang bersikap posesif terhadap pasangannya tersebut. Bahkan cenderung melakukan berbagai macam cara untuk untuk mempertahankannya.

3. Pernah gagal dalam menjalin hubungan
Pengalaman seseorang yang gagal dalam hubungan sebelumnya, membuatnya lebih bersikap protktif terhadap pasangan yang sekarang. Tidak ingin gagal lagi (trauma) bersikap posesif adalah satu-satunya cara paling aman untuk mepertahankan hubungan, menurutnya.

4. Pernah dikhianati
Perasaan sakit hati, patah hati karena dikhianati dalam hubungan cinta yang terdahulu selalu membekas dalam diri seseorang. Tidak mau mengalami nasib serupa, mereka memilih untuk bersikap posesif agar tidak disakiti lagi. Mengekang, mengatur dan memperlakukan pasangan sesuai dengan keinginannya.

5. Kehilangan figur yang disayangi
Kehilangan figur atau sosok yang disayangi dan yang menyayangi memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi sebagian orang. Misalnya kehilangan sosok Ayah atau Ibu. Ketika mereka menjalin hubungan dan menemukan sosok, figur tersebut dalam diri pasangannya, Maka yang terjadi adalah sikap posesif sebagai sebah bentuk proteksi agar dia tidak kehilangan lagi.

6. Mencium tanda kehadiran orang ketiga
Seseorang bisa bersikap posesif terhadap pasangannya ketika dia mencium adanya tanda-tanda kehadiran orang ketiga dalam hubungan mereka. Menemukan benih-benih perselingkuhan. Sikap posesif dimaksdkan untuk mempertahankan keutuhan hubungannya.

7. Sudah merasa memiliki
Sebagian orang beranggapan ketika menjalin hubungan dengan seseorang, mereka sudah menguasai orang tersebut (pasangan) sepenuhnya. Padahal, setiap individu adalah bebas, merdeka. Apalagi kala hubngan itu baru sebatas hubungan yang belum resmi semisal pacaran.

Posesif


Arti posesif dalam kamus bahasa Inggris adalah; Possessive: Having or showing a desire to control or dominate. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia secara umum berarti Posesif adalah suatu sikap yang dipunyai atau ditunjukkan untuk mengontrol atau mendominasi sesuatu atau seseorang. Atau bisa juga diartikan sebagai sebuah sikap membatasi ruang gerak pasangan dan juga merasa bahwa pasangan adalah "miliknya" sendiri, mencintai pasangan terlalu berlebihan sehingga sehingga memiliki perasaan takut kehilangan. Contoh perbuatan konkretnya : melarang pasangan untuk memiliki teman cowok, mewajibkan pasangan untuk melapor kegiatan sehari-hari dan banyak lagi. Dan pada tingkatan yang paling parah, seseorang yang posesif bisa sampai melukai pasangannya dengan alasan yang tidak masuk akal.

Posesif, kata itu mengingatkan saya suatu hal dan membuat saya tersenyum. Saya berfikir bukan hanya manusia saja yang punya sikap itu, tapi Tuhan juga. Dia mempunyai sikap posesif kepada umat-Nya untuk menyembah-Nya, beribadah, dan berbuat baik pada sesama. Jika tidak dituruti maka pasti ada ganjarannya. Namun, ada perbedaan yang sangat jelas. Tuhan yang punya Super Posesif (karena memang kedudukannya) dan kita sebagai manusia masih mempunyai pilihan (kehendak bebas) untuk memilih. Sedangkan manusia, sikap posesifnya terhadap sesuatu terutama seseorang cenderung tidak punya pilihan dan sisi negatif yang muncul.

Posesif dalam Suatu Hubungan Manusia
Mengucapkan kata posesif saya jadi teringat lagu Naif dengan judul yang sama dan juga cerita-cerita di film dan sinetron, atau curhat2 teman. Perlu disadari oleh kita, mungkin kita pernah bersikap posesif pada siapa pun termasuk saya juga. Coba kita ingat-ingat tentang masa lalu. Pasti ada dan yang menjadi pertanyaan adalah sampai di mana kadar atau ukuran posesif itu.

Banyak yang menilai sikap posesif adalah suatu sikap yang negatif, cenderung merugikan orang lain dan bahkan diri sendiri. Jika saya bersikap posesif pada orang lain, maka dalam hati akan terpendam rasa tidak percaya diri, kecurigaan, berprasangka buruk, membenci, dan rasa yang lain yang akan mengotori hati kita yang. Jika itu terjadi maka tidak menutup kemungkinan untuk mengotori sikap dan prilaku kita secara fisik sebagai manusia (ceile kayak psikiater aja).

Bagi orang yang diposesifi (korban), dia akan merasa tidak nyaman, terkungkung, pelanggaran privasi, dan lainnya. Namun, orang yang diposesifi (korban) dan yang memposesifi (pelaku) punya kadar dan ukuran sendiri dalam menilai dan melihat dari sudut pandang tertentu. Walau menurut mereka ada yang mengatakan itu baik (sebenarnya yang mereka maksud itu adalah sikap memberikan perhatian dan bukannya posesif), sikap perhatian yang berlebihan (posesif) bagi yang merasakan prilaku tersebut sangat tidak nyaman atau menentang dan terkesan mengekang. Tidak akan ada yang bilang itu baik, saya berani bertaruh. Contoh dari sikap posesif itu diantaranya; terlalu banyak mengatur, banyak bertanya hingga detail serta cenderung mengintrogasi, dan kuatnya unsur kecurigaan dalam diri, cemburu yang berlebihan dan tidak kenal situasi, selalu ingin dimengerti tapi tidak pernah ingin mengerti. Nah, sekarang coba katakan, "apa sikap seperti itu baik?".

Kemudian ada seseorang berkata, " Itu kan sikap posesif yang berlebihan. Kalau sikap posesif yang wajar ya ngga apa apa." Saya ketawa mendengar pernyataan seperti itu. Bukankah sudah jelas bahwa posesif adalah sebuah sikap yang berlebihan? Jadi ngga ada tuh, yang namanya "posesif yang wajar". Kalau masih dalam batas kewajaran ya bukan posesif namanya.

Hal itu dilakukan karena adanya sikap tidak merasa percaya diri pada diri sendiri, takut kehilangan, dan keinginan untuk memiliki yang terlalu kuat dan bahkan keinginan untuk mengekang. Lalu, apa hubungannya posesif dengan hubungan Cinta antar manusia? Biasanya sikap posesif itu timbul dari hubungan antar manusia karena adanya rasa cinta yang sangat terlalu kuat (biasanya salah satu dari pasangan itu).

Apakah salah untuk mencintai seseorang dengan kuat? Apakah benar demikian? Lalu saya berfikir jika yang menjadi korban adalah “Kebebasan” diri, apakah hal itu juga bagian dari mencintai seseorang yang tulus? Jika hal itu terjadi, ada pertanyaan yang harus dijawab. Apakah kita mencintai seseorang secara fisiknya atau hatinya? Manakah yang lebih penting? Saya tidak mau mengorbankan “Kebebasan” orang lain, saya pasti memilih mencintai seseorang karena hati.

Lalu bagaimana dengan hubungan persahabatan kita dengan orang lain? Adakah sikap posesif itu? Sebenarnya antara hubungan persahabatan dengan hubungan kekasih itu hanya dibatasi garis tipis. Satu-satunya hal yang menjadi perbedaan adalah masalah hati dan status (berkomitmen untuk menjalin suatu hubungan kasih misalnya; berpacaran, bertunangan, dan menikah). Sikap posesif yang diperbolehkan (menurut ilmu hubungan antar manusia) adalah hanya dalam konteks “Menasehati.” Menasehati sepanjang apa yang dilakukan pasangan kita itu tidak menyalahi aturan yang ada dalam norma susila dan agama serta saling menghormati. Tapi setiap manusia punya hak azasi untuk menentukan bagaimana cara dia untuk bertindak.

“Cinta akan berkembang jika kita merawat dan memupuknya secara wajar serta membiarkannya tumbuh dengan sendirinya sesuai kekuatan yang diberikan oleh kasih sayang dan Cinta dari Tuhan.''

Singkirkan sikap posesif untuk sebuah hubungan yang sehat dan berkualitas.

Pengendalian Rasa Khawatir


“Perasaan Khawatir Harus Ada Dalam Batas  Yang Wajar "

Perasaan khawatir adalah sesuatu yang sangat manusiawi, dan setiap orang pasti pernah merasa khawatir di dalam kehidupannya. Tetapi, bila perasaan khawatir tidak dikendalikan melalui emosi yang cerdas, maka perasaan khawatir akan bergerak menjadi kebiasaan khawatir. Kebiasaan khawatir berpotensi merampas hak bahagia Anda, berpotensi menghilangkan hak damai Anda, dan berpotensi menjadikan Anda hidup dalam stres. Oleh karena itu, Anda harus selalu memastikan bahwa perasaan khawatir Anda masih dalam batas-batas wajar dan normal, serta belum menjadi kebiasaan yang membuat hidup Anda dalam tekanan dan kegelisahaan kronis. Bila khawatir sudah menjadi kebiasaan Anda, maka Anda harus secara serius bekerja keras untuk menghapusnya dari hidup Anda.
Anda perlu rasa khawatir untuk memacu kreativitas Anda. Anda perlu rasa khawatir untuk  memacu rasa ingin tahu Anda terhadap berbagai tantangan dan peluang hidup. Anda perlu rasa khawatir untuk mengendalikan berbagai risiko dalam kehidupan Anda. Tetapi, kadar dan jumlah dari rasa khawatir yang Anda perlukan haruslah kecil dan harus dapat dikendalikan oleh emosi cerdas Anda.
Jika kebiasaan khawatir mengikuti kehidupan Anda dalam semua pola hidup Anda, maka Anda  tidak akan memiliki kesempatan untuk bertahan hidup di dalam kekuatan kebahagiaan. Anda akan hidup dalam pertempuran batin yang akrab dengan stres dan kekosongan batin. Artinya, kedamaian dan kebahagiaan hidup hanya sebatas harapan yang sulit Anda dapatkan.
Menghapus kebiasaan khawatir dari hidup untuk selamanya akan menghasilkan kekuatan untuk menangkap semua peluang kehidupan, termasuk akan meningkatkan rasa percayaan diri dan perasaan menang dalam hidup.
Secara radikal beranikan diri Anda untuk membentuk kembali kehidupan mental Anda dengan nilai-nilai positif kehidupan, sehingga Anda dapat mengalami perubahan total terhadap perilaku, serta mampu membentuk kebiasaan pola hidup baru untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda.
Tingkatkan keyakinan pribadi Anda untuk melakukan pekerjaan yang brilian dan berperilaku tanpa rasa khawatir yang berlebihan. Tingkatkan kekuatan fokus Anda dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta perkuat semua potensi diri Anda untuk meningkatkan produktivitas hidup Anda di semua aspek kehidupan Anda.

Bobolnya Ring 1 saat kunjungan RI-1 di Bali



Dengan menggunakan sepeda ontel, seorang tukang kebun di kawasan wisata Bali Tourism Development Coorporation (BTDC)  membuat panik petugas keamanan kepresidenan karena nyelonong hingga di depan Presiden.

Insiden ini terjadi ditengah ketatnya pengamanan pembukaan Asean Fair 2011 di Nusa Dua Bali, Senin (24/10). Insiden terjadi tepat di depan podium kehormatan dan disaksikan para Menteri Keamanan Asean.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyatakan menyayangkan insiden tersebut terjadi ditengah prosesi pembukaan Asean Fair. Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya pengamanan pariwisata di Bali.

“Tadi saya juga cukup terkejut, kok ada nyelonong, untung warga kita, ternyata tukang kebun disini, masih di cek oleh BTDC, mungkin BTDC bisa ditanya, sudah dipanggil orangnya,” ujar Ida Bagus Subhiksu.

Subhiksu menyampaikan dari keteranganya sementara tukang kebun tersebut awalnya hendak pulang setelah selesai melakukan tugas membersihkan kebun di kawasan BTDC. Saat melintas di depan panggung kehormatan tukang kebun tersebut membawa satu karung botol bekas minuman minderal dan buah kelapa. Tukang kebun tersebut mengakui tidak mengetahui adanya acara di wilayah tersebut dan hanya sekedar hendak lewat.

Hingga acara usai tukang kebun tersebut masih diintrogasi dan dimintai keterangan. Terlihat tukang kebun tersebut gemetaran saat diintrogasi oleh polisi berpakaian preman.

Sementara Kapolda Bali dan Pangdam IX Udayana menolak untuk memberikan keterangan saat ditemui di kawasan BTDC Nusa Dua. (mlt)
Dengan menggunakan sepeda ontel, seorang tukang kebun di kawasan wisata Bali Tourism Development Coorporation (BTDC)  membuat panik petugas keamanan kepresidenan karena nyelonong hingga di depan Presiden.

Insiden ini terjadi ditengah ketatnya pengamanan pembukaan Asean Fair 2011 di Nusa Dua Bali, Senin (24/10). Insiden terjadi tepat di depan podium kehormatan dan disaksikan para Menteri Keamanan Asean.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyatakan menyayangkan insiden tersebut terjadi ditengah prosesi pembukaan Asean Fair. Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya pengamanan pariwisata di Bali.

“Tadi saya juga cukup terkejut, kok ada nyelonong, untung warga kita, ternyata tukang kebun disini, masih di cek oleh BTDC, mungkin BTDC bisa ditanya, sudah dipanggil orangnya,” ujar Ida Bagus Subhiksu.

Subhiksu menyampaikan dari keteranganya sementara tukang kebun tersebut awalnya hendak pulang setelah selesai melakukan tugas membersihkan kebun di kawasan BTDC. Saat melintas di depan panggung kehormatan tukang kebun tersebut membawa satu karung botol bekas minuman minderal dan buah kelapa. Tukang kebun tersebut mengakui tidak mengetahui adanya acara di wilayah tersebut dan hanya sekedar hendak lewat.

Hingga acara usai tukang kebun tersebut masih diintrogasi dan dimintai keterangan. Terlihat tukang kebun tersebut gemetaran saat diintrogasi oleh polisi berpakaian preman.

Sementara Kapolda Bali dan Pangdam IX Udayana menolak untuk memberikan keterangan saat ditemui di kawasan BTDC Nusa Dua. 

Minggu, 23 Oktober 2011

Awas " ...CLBK" !!!

 
Tidak ada larangan memang berteman dengan mantan kekasih, meski saat ini anda sudah menikah. Tapi jika pertemanan anda dan mantan semakin lengket, sebaiknya anda hati – hati. Karena benih – benih cinta lama bisa bersemi kembali, Hal ini akan berpengaruh pada perkawinan anda yang sudah dibina  bertahun – tahun.

Sebaiknya jangan sekali – kali memberi peluang yang mungkin bisa menumbuhkan kembali perasaan cinta yang sudah lama terpendam. Seperti ajakan makan siang atau bertemu di tempat – tempat romantis. Masalahnya , jika anda mempunyai kesempatan untuk duduk berdua, biasanya cenderung ngobrol. Menanyakan kabar masing – masing biasanya menjadi topik menarik perbincangan anda, nah secara otomatis masalah – masalah pribadi anda bisa terungkap.

Hati – hati jika hal ini terjadi, kehidupan rumah tangga atau perkawinan anda bisa terancam. Nah agar anda tidak terjebak kembali menjalin cinta bersama mantan, pedomani ini : 

Menghapus kenangan masa lalu
Anda harus bisa menghapus kenangan – kenangan indah masa lau anda bersama mantan, dan fokus pada kehidupan rumah tangga anda sekarang. Semua bisa dilakukan dengan menggunakan pikiran sehat yang rasional, bahwa anda sedang menjalani kehidupan bersama anak istri anda.

Posisikan diri anda
Agar hubungan bersama mantah tidak berjalan lebih jauh lagi, sebaikanya posisikan diri anda. Bahwa anda saat ini sebagai kepala rumah tangga. Nah, dengan hal ini anda akan tahu bagaimana memposisikan orang lain termasuk mantan kekasih.

Bersikaplah wajar
Bersikaplah wajar, bila kebetulan tak bisa menghindar untuk mengobrol dengannya, anggaplah anda sedang berbincang – bincang dengan teman biasa.

Nah, itulah tip agar anda tidak terjebak kembali ke cinta masa lalu bersama mantan. Anda jangan sampai membuka kesempatan mantah kekasih untuk masuk kembali kedalam kehidupan pribadi anda.